English French German Russian Arabic

Content

0 komentar

WAWASAN ISLAM

Islam adalah agama yang sudah sempurna sejak awal. Islam tidak berkembang dalam sejarah. Konsep tajdid (pembaharuan) dalam islam, bukanlah membuat hal-hal yang baru dalam islam, melainkan upaya untuk mengembalikan kemurnian islam. Ibarat cat mobil, warna islam adalah abadi. Jika sudah mulai tertutup debu, maka tugas tajdid adalah mengkilapkan cat itu kembali, sehingga bersinar ceerah seperti asal-mulanya. Bukan menganti dengan warna baru yang berbeda dengan warna sebelumnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi umat islam saat ini, sepeninggalan rasulullah saw. Adalah tantangan yang diakibatkan oleh serangan-serangan pemikiran-pemikiran yang datang dari peradaban barat. Sebab, tantangan ini sudah menyangkut aspek yang sangat mendasar dalam pandangan islam, yaitu masalah iman dan kemustadan.
1 komentar

FIKIH IBADAH

Manusia moderen cenderung melepaskan diri dari keterikatan dengan Tuhan (al-i'radh), untuk selanjutnya membangun tatanan yang berpusat pada manusia (al-qadariyah). Akibatnya, kehidupan manusia terdominasi oleh hipnotis atmosfer modernitas, yang pda giliranya akan membuat manusia mengalami krisis spritual dalam dirinya.

Penyebab utama krisis tersebut, berawal dari perilaku menjauh dari Allah (al-i'radh), dan menuhankan hawa nafsu (ittiba al-hawa) atau dalam istilah lain dikenal dengan istilah "memperturutkan syahwat" (ittiba al-syahawat).

Untuk itu, tidak ada solusi lain kecuali manusia harus kembali ke pusat eksistensi tersebut, yaitu kembali kepda Allah dan mengendalikan kembali hawa nafsu. Dalam usaha hal tersebut, maka dibutuhkan penyuci jiwa (tazkiyah al-nafs) melalui ibadah kepada Allah. Karena dengan usaha inilah manusia akan terbebas dari hal-hal yang mengerogotinya dan kembali pada fitrahnya.
0 komentar

AKIDAH AKHLAK

Tauhid ibarat pohon yang baik dan kokoh akarnya, yang tidak tumbang diterpa badai, amgin pun tidak mampu merobohkannya. Pohon itu juga berbuah setiap saat tanpa terbatas musim.dan buahnya itu tidak lain adalah akhlak.

Sebaiknya, lawan dari tauhid adalah syirik. Syirik digambarkan seperti pohon yang buruk, yang tidak memiliki pokok batang dan tidak kokoh berdiri diatas bumi, kadang-kadang ia tumbuh tinggi menjulang, dan sekilas tampak kokoh, namun sejatinya ia mudah tumbang, karena berdiri di atas akar yang lemah dan mudah tercabut. Itulah kondisi manusia musyrik yang hidup dalam kondisi yang rentan depresi dan mudah gelisah. Tak ada ketenangan dalam jiwanya. Batang utamanya telah terpotong, tidak memiliki hubungan dengan fitrah yang suci yang diberiakn allah kepada jiwanya.
0 komentar

ISLAMISASI SAINS & TEKNOLOGI

Wacana sains Islam adalah wacana yang sangat filosofis yang berakar dari pemikiran mengenai hakikat ilmu dalam Islam. Maka ketika berbicara ilmu sains, maka disitu terkait dengan apa makna ilmu, tujuan mencari ilmu, penggolangan ilmu, makna kebenaran, tingkat wujud (realitas) saluran-saluran ilmu, makna alam (yang satu akar dengan ilmu), metodologi penarikan kesimpulan, adab-adab menuntut ilmu, dan lain sebagainya.


Maka proses isalmisasi ilmu alam (sains) tidak lain adalah mengislamkan persoalan-persoalan diatas dengan cara meletakkannya dalam kerangka pandangan Islam (Islamic Worldview). Penulisan buku diharapkan dapat memberikan pencerahan berpikir, dan merubah paradigma sains sekuler, menuju sain yang berbasis pada ajaran Islam. Hal itu penting, dikarenakan sains Islam merupakan sains yang didasarkan pada pemikiran, gagasan, paradigma, karakteristik, prinsif falasi dan prinsip etika, sumber hukum dari al-qur'an dan hadist, serta ijtihat ulama' dengan metode (manhaj) yang dipilihnya dan prilaku ekonomi serta tatanilai yang bersifat Islami. Nilai-nilai ini merupakan integral dari keseluruhan ajaran Islam yang konprehensif dan telah dinyatakan Allah SWT sebagai ajaran yang sempurna.
0 komentar

ISLAMISASI ILMU HUKUM

Ilmu hukum harus melahirkan kembali rahim Islamisasi. Proses perubahan konseptual ini, harus mencakup objektivitas (Istiqamah), bukankepentingan nafsu (no hawa), berpihak pada kebenaran (al-haqq), berorientasi tauhid (al-aqidah), pencarian hubungan sebab akibat (sunnatullah fi al-kaun), kemanfaatan dan kemaslahatan (mashalihul mursalah), menegakkan keadilan (al-adl), mengejar keunggulan (ihsan).

Hasil ahir dari proses Islamisasi Ilmu Hukum ini, akan membawa kemaslahatan dan manfaat, serta rahmat bagi seluruh alam. Tidak hanya bermanfaat bagi umat Islam saja, tetapi juga bagi seluruh umat manusia, karena Islam merupakan sebuah tete nilai yang universal dan objektif.

Silahkan Klik Di Sini bagi anda yang berminat untuk membaca buku ini penulis memberikannya dengan percuma-cuma 
0 komentar

ISLAMISASI ILMU EKONOMI

Sekularisasi melahirkan asumsi bahwa apa saja yang dapat mendatangkan kesenangan adalah baik, dan apa saja yang menyebabkan sakit adalah jahat. urusan kehidupan diselenggarakan atas dasar materi dan prinsip kebahagian juga dicapai hanya dengan sarana-sarana materi. Hal ini pada ahirnya akan membangkitkan konsep "manusia ekonomi" yang sumber geraknya berorientasi pada kepentingan pribadi, tujuan tertingginya adalah konsumsi dan menjadi orang berpenghasialan tinggi. untuk itu segala usaha dalam rangka memenuhi sasaran ini adalah dibenarkan, sehingga setiap individu menuntut dibiarkan bebas dalam memenuhi kepentingan pribadinya, tanpa aturan yang mengikat.

kekeliruan itulah yang antara lain menyebabkan ilmu ekonomi tidak berhasil menciptakan keadilan ekonomi dan kesejahteraan bagi umat manusia. Yang terjadi justru sebaliknya, kepentingan yang semakin tajam antara negara-negara dan masyarakat miskin dengan negara-negara dan masyarakat kaya.
2 komentar

ISLAMISASI ILMU PENDIDIKAN

Untuk mengatasi problem pendidikan, diperlukan satu kunci jawaban yang tidak lain adalah melalui Islamisasi ilmu pendidikan. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan kita, sebenarnya bermula dari konsep pendidikan yang dualisme, memisahkan antara dunia dan akhirat, umum dan agama, akal dan wahyu. Ini adalah bentuk penyesatan akademik yang akan melahirkan para pemimpin yang korup, akibat dari ilmu yang terkorupsi dari dunia akademik yang selama ini ia belajar di dalamnya.


Penulisan buku "Islamisasi Ilmu Pendidikan" ini diharapkan dapat menjawab problemaika krisis pendidikan kontemporer, sehingga dapat memberikan solusi yang tepat dan memadai. Wallahu A'lam Bisshawab.

Silahkan Klik Di Sini bagi anda yang berminat untuk membaca buku ini penulis memberikannya dengan percuma-cuma 
3 komentar

ISLAMISASI ILMU KESEHATAN

Ilmu Kedokteran Islam memiliki peradaban yang mendasar dari kedokteran sekuler. Itu bisa dilihat dari tata nilai dasar, konsep, dan prosedur-prosedur yang ada didalamnya. Kedokteran Islam mendasarkan itu semua pada al-Qur'an dan as-Sunnah. Sifatnyapun universal, mencakup semua aspek, dan fleksibel. Selain itu, kedokteran Islam memiliki ciri-ciri khusus, jika dibandingkan dengan kedokteran sekuler. Ia lebih menekankan pada aspek pencegahan (preventif) dari pada pengobatan (kuratif). Demikian juga, kedokteran Islam berbasis pada penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, bukan didasarkan pada khurafat, bid'ah, takhayul, sebagaimana yang diperaktekkan para dukun (kahin).

Buku Terpopuler

Diberdayakan oleh Blogger.

Fans page